, ,

Workshop Nasional Biobank 2

Sebagai salah satu fasilitas pendukung riset dan pelayanan klinis biobank memiliki peran penting dalam pengembangan penelitian di universitas khususnya di bidang medis. Untuk dapat mengaplikasikan dan mengembangkan biobank yang sesuai dengan standar internasional di negara berkembang seperti Indonesia, biobank perlu terus mempelajari tata kelola dan good practice biobank. Menindaklanjuti Workshop Nasional Biobank yang pertama pada 5 Desember 2015, Biobank FK UGM mengadakan Workshop Nasional Biobank 2 pada tanggal 7-8 November 2016 yang bertempat di ruang Sekip University Club UGM. Workshop dengan topik Building Biobank Network in Indonesia: Management and Practice of Biobank ini bertujuan untuk mendiskusikan hal-hal yang terkait dengan sistem dan infrastruktur, governance, etik, serta pentingnya membentuk jejaring biobank di Indonesia.

Workshop ini menghadirkan Dr. Maimuna Mendy yang merupakan direktur BCNet dan WHO-IARC dan Dr. Bart Scheerder, manager teknis UMCG/Lifelines Groningen, Belanda, serta beberapa pembicara dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Workshop dihadiri oleh peserta dari beberapa institusi seperti Biobank FK UI, RS Dharmais, Universitas Andalas, Universitas Diponegoro, Universitas Jenderal Soedirman, Lembaga Molekular Eijkman, RSUP Dr. Sardjito, RS UGM, dan sivitas akademik Universitas Gadjah Mada.

Pada workshop nasional ini didiskusikan berbagai hal terkait tata kelola biobank seperti SOP, dan bagaimana menjaga kualitas sampel dan data. Selain itu, dilakukan pula diskusi mengenai berbagai isu legal dan etik yang dihadapi biobank khususnya di Indonesia yang belum mempunyai aturan hukum mengenai biobank sebagai fasilitas pendukung penelitian. Diskusi dan presentasi dari masing- masing kelompok menyimpulkan bahwa biobank perlu mengajak seluruh komponen baik dari kalangan professional, institusi, maupun masyarakat sebagai stakeholder. Selain membangun jejaring dan berkolaborasi dengan biobank dari institusi lain, biobank perlu membangun jejaring dengan stakeholder itu sendiri. Dari workshop ini didapatkan kesepakatan mengenai pentingnya membentuk jejaring biobank dari setiap institusi dan juga pembentukan working group (kelompok kerja) bagi tiap topik yang sudah ditentukan. Sebagai tindak lanjut workshop, working group tersebut diharapkan dapat menjadi forum komunikasi dan kerjasama dalam pengembangan biobank di Indonesia.

Pada pertemuan tersebut juga sepakat untuk melaksanakan pertemuan tahunan untuk dapat membantu institusi di Indonesia mengembangkan unit biobank yang terstandar dan berkualitas.

Penulis : dr. Nenes Prastiwi

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.